Sabtu, 14 Desember 2019

Penuntun Praktikum Mikrobiologi Akuatik

Mikrobiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang kehidupan mikroorganisme meliputi morfologi, struktur, fungsi serta metabolisme yang dilakukan dalam proses kelangsungan hidupnya yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Dibutuhkan peralatan khusus yang mendukung untuk tercapainya tujuan dalam pengamatan mikroorganisme. Peralatan yang digunakan haruslah dalam keadaan steril atau bebas dari kuman, bakteri, virus dan jamur. Perlu adanya pengetahuan tentang cara – cara atau teknik sterilisasi. Hal ini dilakukan karena alat – alat yang digunakan memiliki teknik sterilisasi yang berbeda (Dwidjoseputro, 2003). Sebelum melakukan praktikum, terlebih dahulu kita harus mengenal atau mengetahui tentang peralatan yang digunakan dalam melakukan praktikum tersebut. Hal ini berguna untuk mempermudah kita dalam melaksanakan percobaan, sehingga resiko kecelakaan di laboratorium dapat ditanggulangi. Kebersihan dan kesempurnaan alat sangat penting untuk bekerja di laboratorium. Alat yang kelihatan secara kasat mata, belum tentu bersih, tergantung pada pemahaman seorang analis mengenai apa artinya bersih. Alat kaca seperti gelas piala atau erlenmeyer paling baik dibersihkan dengan sabun atau deterjen sintetik.


Date
2017

Sabtu, 30 November 2019

Penuntun Prkatikum Mikrobiologi Peternakan

Berbagai alat/peralatan serta mikroskop sangat penting diketahui sebelum melakukan kegiatan pengamatan di laboratorium mikrobiologi. Masing-masing alat mempunyai fungsi tersendiri seperti: 1. Tabung reaksi (Reaction Tube / Test Tube) Di laboratorium mikrobiologi, tabung reaksi berfungsi sebagai wadah pengenceran, menumbuhkan mikroba dan untuk uji-uji biokimiawi. Tabung reaksi dapat ditutup dengan kapas, metal, plastik atau aluminium foil. Tabung reaksi dapat diisi dengan media padat, semi padat dan cair. Tabung reaksi yang diisi media padat dapat diatur menurut fungsinya dalam dua bentuk, yaitu media agar tegak (deep tube agar) dan agar miring (slants agar). Agar miring dibuat dengan memperhatikan kemiringan media yaitu luas permukaan yang kontak dengan udara tidak terlalu sempit atau tidak terlalu lebar serta jarak media tidak terlalu dekat dengan mulut tabung karena memperbesar resiko kontaminasi. Media yang diisi pada tabung reaksi berkisar +1/3 bagian dari tabung.

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/69262